Home / Daerah / Masyarakat Dayak Se-Kalimantan Menuntut Keadilan Yang Murni dan Desak Yansen Binti Di Bebaskan.

Masyarakat Dayak Se-Kalimantan Menuntut Keadilan Yang Murni dan Desak Yansen Binti Di Bebaskan.

 

Rajawali Citra News. Com,  Jakarta – Masyarakat Dayak menyalurkan pendapat di Pengadilan Jakarta Barat mereka yang hadir dari Masyarakat Dayak terdiri dari  Kalimantan Timur , Kalimantan Selatan , Kalimantan Barat  dan Kalimantan Tengah yang meminta Drama persidangan harus di hentikan.

Ketegasan pengadilan Jakbar di ragukan dan di tuntut oleh masyarakat Kalimantan. Mereka meminta pengusutan secara seadil- adilnya karna hukum harus di tegakan. Karna terlihat pada persidangan ke tiga terlihat di duga ada unsur politik di balik kasus tersebut.

Menurut  Ferdinand Salvino, Seketaris Umum Gerakan Pemuda Dayak Kalimantan Timur, mengatakan ” Kita ingin bebas dari masa tahanan ,karna kami tidak mau ada rekayasa. Kita bapak yansen bertabah dan saya yakin akan terungkap. Saya semua itu dalam persidangan akan selesai.”ungkap Ferdinand Salvino saat di wawancarai. Rabu, ( 10/04/2018.)

“Saya berharap pengadilan ini harus di tegakan karna kalau pengadilan ini tidak murni ,kami dari gabungan masyarakat Dayak Se Kalimantan bersama orang Asli Dayak yang tinggal di gunung akan datang. Dan tentunya kami akan menggunakan hukum adat”. papar Fetdinand.

Dalam penangkapan pada tahap pertama terhadap beberapa pelaku yang diduga melakukan pembakaran pada 1 Agustus 2017 , kepolisian berhasil menagkap 2 ( dua ) orang pelaku yaitu dengan inisial OG alias Ogut dan SRY alias Suryansyah dan sudah dijadikan tersangka yang mengaku membakar beberapa sekolah atas perintah HG alais Hendri Gunawan dengan Upah Rp 500.000 / sekolah dan HG Kemudian menjadi tersangka atau DPO ( Daftar Pencarian Orang)  .

Tanggal 6 Agustus 2017 , IG alias Indra Gunawan dikatakan oleh pihak pihak kepolisian adalah orang yang bernama HG alias Hendri Gunawan namun informasi dilapangan bahwa ketika pemeriksaan IG alias Indra Gunawan, di Polresta Palangkaraya yang lalu kemudian dipertemukan dengan tersangka SRY , ternyata keduanya ( IG maupun SRY mengaku tidak saling kenal . Pada saat itu pula pihak kepolisian ingin melepaskan IG karena dianggap salah Target .

Namun kemudian penanganan kasus diambil alih oleh Polda kalteng, dan IG sampai sekarang masih menjadi tersangka dan dilakukan penahanan .

 

Penulis  : Joe Sigar / Red. 

 

Editor. : Darius Manurung / Zeanal. 

About Rajawali Citra News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kumpulan Mapalus KANONANG Merayakan PASKAH 2018 di TMII Penuh Suka Cita.

Rajawali Citra News. Com, Jakarta- Hari ini Keluarga Besar Perkumpulan Mapalus KANONANG ...