Home / Daerah / Peluncuran Buku Soekarnos Favorite Painters

Peluncuran Buku Soekarnos Favorite Painters

JAKARTA, RAJAWALI CITRA NEWS.COM –

Sebuah buku yang menceritakan hubungan Presiden Soekarno dengan para seniman, diluncurkan pada Jumat (21/9) di Gedung Masterpiece Auction House, Jalan Tanah Abang IV, Jakarta Pusat. Buku yang bertajuk ‘Sukarno’s Favourite Painters’ ditulis oleh Mikke Susanto dengan tebal buku 316 halaman, salah satu anggota Tim Kuratorial Museum Istana Presiden RI

Peluncuran buku ini ditandai dengan penyerahan buku Sukarno’s Favourite Painters oleh sang penulis Mikke Susanto dan Presiden Komisaris Master Piece Auction House Benny Oenardi Raharjo dan kepada Kolektor lainnya.

Buku ini, menjadi buku keempat yang ditulis Mikke tentang Soekarno. Sebelumya Staf pengajar Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta itu, telah menulis tentang pelukis Soekarno, pelukis selera Soekarno dan riwayat hidup Soekarno.
Dalam kererangan persnya Miekke Susanto mengatakan bahwa
” Selama ini, urusan kesenian selalu tidak diceritakan ketika bicara tentang Presiden Soekarno. Saya ingin membuka babak baru dalam perkembangan sejarah kebangsaan ini, bahwa dunia seni itu menghiasi dan menyeimbangkan pribadi Soekarno,” jelas Mikke

Buku ‘Sukarno’s Favourite Painters’ ini, mengulas hubungan 33 pelukis dengan Soekarno. Hubungan intens Soekarno dengan para perupa dan karya-karya yang dikoleksi merupakan kisah yang indah. Hubungan mereka jelas berkualitas baik bagi diri Soekarno maupun para pelukis.

Dalam kehidupannya sebagai seorang Presiden , Seokarno bukan hanya meminta masukan atau saran dari penasehat pribadinya, namun para pelukis juga dilibatkan.

“Tidak hanya persoalan pelukis menghasilkan lukisan kemudian lukisannya dikoleksi Soekarno. Tetapi juga masukan-masukan di luar para penasehat Presiden yang kemudian dia pakai. Sebaga contoh misalkan, ketika dia akan memberikan sambutan di kongres Amerika, yang fotonya sangat menarik itu. Bagaimana Dullah seorang Pelukis memberi nasihat agar beliau menggunakan baju putih, padahal waktu itu tidak boleh masuk ruang kongres Amerika berjas putih. Tetapi Dullah tahu, kalau Soekarno yang pakai pasti boleh karena dia tamu negara,” ujar Mikke.

Menurut Mikke, buku ini memiliki pesan moral bahwa seni sudah menjadi bagian dari perkembangan bangsa. Bukan hanya perkara politik, namun seni dapat membuat negeri ini seimbang.

“Soekarno memberi contoh pada kita bahwa perkara negara tidak bisa dilepaskan dari kesenian. Jadi Soekarno membangun semangat atau spirit masyarakat pada masa awal pemerintahannya tahun 45 juga menggunakan kesenian. Contoh tulisan Merdeka atau Mati yang tertulis di kereta api yang dapat mengelilingi tanah jawa. Tulisan itu tampak indah karena ditulis oleh seniman” tutur Mikke.

Buku Sukarno’s Favourite Painters menjadi buku ketiga yang diterbitkan PT. Dwi Samapersada Masterpiece. Dua buku yang diterbitkan sebelumnya adalah Jejak-jejak Dekoratif-pelukis Irsam dan Basoeki Abdullah – Painters of King.

( D.WIRA / BOMBOM )

About Rajawali Citra News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

KaKanwil BPN Kalteng Pembahasan Inventaris dan Pemetaan Penggadaan Tanah di Prov .Kalteng

PALANGKARAYA , RAJAWALI CITRA NEWS.COM – Inisiatif yang di lakukan Badan Pertanahan ...